Artikel Kuncup Ceria

"Pelayanan Layaknya Keluarga."

Pria Bisa Terkena Kanker Payudara kategori : Info Kesehatan

Banyak orang mengira bahwa kanker payudara hanya dapat dialami oleh seorang wanita. Alhasil, banyak pria pada umumnya cenderung tidak mewaspadai penyakit tersebut. Padahal, kanker payudara juga berisiko menyerang para pria dan perlu diwaspadai sedari dini. 

Sebab, penyakit tersebut dapat menyebar begitu cepat dan menyebabkan komplikasi yang mengancam keselamatan jiwa. Lantas, mengapa pria juga dapat mengalami kanker payudara? Yuk ketahui alasannya di sini! 

Alasan Pria Bisa Terkena Kanker Payudara

Meskipun tidak memiliki payudara yang sama seperti wanita, tapi para pria tetap memiliki jaringan payudara yang bertumbuh selama masa pubertas. Hanya saja, perkembangan jaringan payudara pada pria tidak sebanyak wanita. Nah, karena memiliki jaringan payudara, para pria juga berisiko mengalami kanker payudara, meskipun hal ini sangat jarang terjadi. 

Perlu diketahui bahwa kanker payudara pada pria terjadi ketika sel-sel kanker berkembang atau terakumulasi lebih cepat dibanding sel sehat pada jaringan payudara kecil pria, lebih tepatnya di belakang puting. Sel-sel yang terakumulasi tersebut nantinya membentuk tumor yang dapat menyebar (bermetastasis) ke jaringan terdekat, seperti kelenjar getah bening atau ke bagian tubuh lainnya. 

Penyebab dan Faktor Risiko Kanker Payudara pada Pria

Hingga saat ini penyebab kanker payudara pada pria masih belum diketahui secara pasti. Kendati demikian, terdapat beberapa faktor yang diduga kuat dapat meningkatkan risiko seorang pria untuk terkena kanker payudara, seperti: 

  • Memiliki anggota keluarga yang mengidap kanker payudara, terutama saudara perempuan dekat.
  • Pernah terkena paparan radiasi pada bagian dada.
  • Mengalami pembesaran payudara (ginekomastia) akibat hormon atau obat perawatan, atau akibat infeksi dan racun.
  • Mengonsumsi asupan estrogen.
  • Mengidap sebuah kondisi genetik langka yang disebut sindrom Klinefelter.
  • Pecandu alkohol.
  • Mengidap penyakit hati yang parah (sirosis).
  • Mengalami obesitas, dikaitkan dengan kadar estrogen yang lebih tinggi dalam tubuh, yang meningkatkan risiko kanker payudara pria.
  • Terjadi mutasi atau kelainan genetik. Pria dengan gen BRCA2 berisiko lebih besar mengalami kanker payudara.
  • Mengidap penyakit testis, seperti mumps orchitis, cedera testis, dan testis tidak turun.

Beberapa laporan juga menyebutkan bahwa pria yang bekerja di lingkungan panas, seperti pabrik baja, berisiko lebih tinggi terkena kanker payudara. Hal ini karena paparan suhu tinggi dalam jangka waktu yang lama bisa memengaruhi testis yang pada akhirnya berpengaruh pada hormon.