"Pelayanan Layaknya Keluarga."

Melatih disiplin anak penting dilakukan sejak dini. Hal ini bisa membentuk budi pekerti anak dalam kehidupannya kelak. Meski begitu, cara melatih disiplin pada anak tentu harus disesuaikan dengan usianya.
Pada dasarnya, melatih disiplin anak bukan hanya sekadar mengajarkan Si Kecil mengenai hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Dengan kata lain, disiplin juga berarti mendidik anak untuk mengikuti dan menghargai peraturan yang berlaku.
Sebagai awalan, Bunda bisa menerapkan aturan atau rutinitas harian yang harus dijalankan oleh Si Kecil di rumah. Salah satu contohnya adalah memintanya untuk membereskan mainan dan merapikan tempat tidur. Dengan menerapkan peraturan, anak akan belajar mengenai rasa tanggung jawab dan keterampilan manajemen diri.
Mungkin awalnya sulit bagi Moms untuk mengabaikan anak saat ia melakukan hal yang tidak baik. Namun, jika Moms merasa kesulitan untuk menghadapinya, berusaha mengabaikan adalah langkah terbaik. Hal tersebut dilakukan agar ia sadar dengan apa yang telah dilakukannya.
Ketika Si Kecil melakukan kesalahan atau melanggar peraturan yang berlaku, berikan konsekuensi yang sesuai. Tidak mudah memang bagi orang tua melihat Si Kecil sedih. Namun, hal ini bertujuan agar Si Kecil tidak mengulangi lagi pelanggaran atau kesalahan yang telah diperbuat.
Ketika anak melakukan kesalahan, cobalah untuk melatih empati pada anak ketimbang langsung memberinya hukuman. Misalnya, bila Si Kecil mengambil mainan milik temannya, nasihati ia bahwa temannya pasti akan sedih karena mainannya diambil
Jika rasa empati anak telah tumbuh, ia bisa memahami perasaan orang lain yang telah dirugikannya dan memikirkan konsekuensinya terlebih dahulu sebelum melakukan hal yang tidak baik.