Artikel Kuncup Ceria

"Pelayanan Layaknya Keluarga."

Waspadai Penyebab Dari Keringat Dingin kategori : Info Kesehatan

Berkeringat terjadi jika seseorang banyak melakukan aktivitas fisik atau diterpa udara panas. Namun, beda halnya dengan jika yang muncul adalah keringat dingin, karena bisa mengindikasikan adanya masalah dalam tubuh.
Untuk itu perlu waspada penyebab dari keringat dingin ya

Serangan Jantung

Bila keringat dingin disertai dengan sesak napas, nyeri dada, pusing, hingga penurunan kesadaran, Anda perlu mewaspadai kondisi ini sebagai tanda serangan jantung. Segera hubungi ambulans untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat bila merasakan gejala-gejala tersebut.

Syok

Keringat dingin dapat muncul jika seseorang mengalami syok, baik itu karena cedera ataupun komplikasi dari suatu penyakit. Syok merupakan suatu kondisi berupa berkurangnya aliran darah yang membawa oksigen ke organ vital dalam tubuh, seperti otak dan jantung. Syok dapat berakibat fatal hingga mengancam nyawa jika tidak mendapatkan penanganan medis yang tepat sesegera mungkin.

Perubahan Hormon Menopause

Perubahan hormon bisa jadi penyebab keringat dingin. Apalagi, bagi Anda yang memasuki masa perimenopause atau menopause. Selain keringat dingin, kondisi tersebut juga dapat menyebabkan hot flashes atau tubuh yang terasa panas secara tiba-tiba.

Infeksi

Keringat dingin bila jadi tanda tubuh sedang berusaha melawan infeksi penyakit, apalagi penyakit-penyakit parah seperti TBC atau HIV. Infeksi menyerang sistem imun tubuh dan salah satu responsnya adalah dengan mengeluarkan keringat dingin. Selain mengeluarkan keringat dingin, infeksi penyakit biasanya juga ditandai dengan gejala yang lain. Misalnya, demam, hot flashes, serta keringat berlebih yang keluar di malam hari.

Gangguan Kecemasan

Penyebab keringat dingin bisa karena kecemasan berlebih yang sedang Anda rasakan. Kondisi tersebut membuat suplai oksigen ke bagian-bagian tubuh Anda menjadi terganggu. Jika konidisi itu berlangsung dalam jangka waktu lama, kegiatan Anda sehari-hari pun ikut terkena dampaknya. Bila Anda mengalami kecemasan berlebih yang berlangsung dalam jangka waktu lama, segera periksakan diri ke dokter.