Artikel Kuncup Ceria

"Pelayanan Layaknya Keluarga."

Mitos dan Fakta Kerokan kategori : Penyakit Dalam

Sering pulang malam dan terpapar udara dingin di malam hari membuat tubuh kerap kali terserang masuk angin. Masuk angin adalah kondisi ketika tubuh sedang tidak fit yang ditandai dengan badan pegal-pegal, perut kembung, mual, dan pusing.

Nah, biasanya ketika mengalami masuk angin, sebagian besar orang Indonesia akan mengatasinya dengan cara “kerokan”. Kerokan dianggap sebagai cara yang lebih mujarab untuk menyembuhkan masuk angin dibanding minum obat. Namun, benarkah kerokan bisa menyembuhkan masuk angin?

Sebelum membahas lebih jauh tentang “kerokan”, ada baiknya kamu ketahui dulu apa sih sebenarnya yang dimaksud dengan masuk angin. Meski kita sudah sangat familiar dengan penyakit tersebut, tapi ternyata masuk angin tidak dikenal di dalam dunia medis, lho.

Biasanya ketika kamu mengalami gejala-gejala berupa badan terasa tidak enak, kedinginan, meriang, sakit kepala, dan nyeri otot, kondisi tersebut sering diartikan sebagai masuk angin. Selain itu, masuk angin juga merujuk pada kondisi yang ditandai dengan badan terasa hangat atau demam, perut kembung, sering buang angin dan berbau, diare, serta pegal-pegal. Namun, sekumpulan gejala masuk angin tersebut sebenarnya mirip dengan gejala flu, tapi penyebabnya tentu saja bisa beragam.

Namun, ada pula mitos dan fakta nya lho. simak penjelasannya dibawah ini yuk!

MITOS

Semakin merah kulit yang dikerok, semakin banyak angin yang keluar.

FAKTA

Merah yang muncul di kulit pas kerokan terjadi karena pembuluh darah kapiler pecah.