"Pelayanan Layaknya Keluarga."
Walau jumlahnya masih sedikit, gigi bayi tetap perlu dibersihkan secara rutin agar kesehatan mulut bayi tetap terjaga. Namun, membersihkan gigi bayi harus dilakukan dengan hati-hati, ya, Bun. Ketahui cara membersihkan gigi bayi yang benar agar hasilnya maksimal dan tidak malah melukai mulut atau gusinya.
Bunda, cara membersihkan gigi Si Kecil mudah dilakukan, kok. Cukup usap gusinya dengan kain basah berbahan lembut dan bersih setiap kali ia selesai makan. Selain itu, Bunda juga bisa menggunakan kain kasa untuk membersihkan mulut dan gigi Si Kecil.
Lakukan hal ini setidaknya 2 kali sehari, yaitu setelah Si Kecil makan siang dan pada malam hari sebelum ia tidur.
Bunda perlu rutin membersihkan gigi Si Kecil untuk membersihkan bakteri dan sisa makanan dari mulutnya, sehingga tidak terbentuk plak atau terkena penyakit gigi dan gusi.
Batasi makanan dan minuman seperti biskuit, permen, dan jus buah dengan gula pada bayi. Jika dikonsumsi berlebihan, makanan dan minuman tersebut dapat meningkatkan risiko radang gusi, infeksi, dan kerusakan gigi.
Sebagai gantinya, Anda bisa memberikan si kecil produk keju atau yoghurt tawar. Keduanya membantu meningkatkan produksi air liur pada mulut anak yang baik untuk mencegah kerusakan gigi.
Selain itu, biasakan bayi untuk minum air putih setelah makan. Tindakan ini bertujuan untuk membersihkan sisa makanan yang masih menempel pada gigi dan gusinya.
Jangan lupa membersihkan botol susu dan empeng Si Kecil secara teratur setiap harinya. Namun, penggunaan dot atau empeng sebaiknya dihentikan setelah Si Kecil berusia 2 tahun, karena di usia ini seharusnya ia sudah minum dari gelas.
Selain itu, jangan lupa untuk mengajari Si Kecil agar tidak sering mengisap jempol, sebab kebiasaan tersebut berisiko menyebabkan giginya menjadi tidak rata.
Bunda mungkin sering memberikan botol susu atau empeng kepada Si Kecil agar tidak rewel dan membantunya tidur lebih nyenyak. Padahal, dot atau botol susu yang dibiarkan tertinggal di dalam mulut, berisiko menyebabkan gigi Si Kecil berlubang dan memicu pertumbuhan bakteri di dalam mulutnya.
Selain itu, kebiasaan ini juga tidak baik bila dibiarkan terus-menerus, karena bisa membuat Si Kecil ketergantungan pada empeng.
Bunda juga dianjurkan untuk sering mencermati dan melihat apakah terdapat lubang dan perubahan warna pada gigi Si Kecil, misalnya apakah giginya tampak kecokelatan atau kehitaman. Jika gigi Si Kecil tampak berlubang, rusak, atau berubah warnanya, Bunda disarankan untuk membawanya ke dokter gigi untuk diperiksa.
Cara membersihkan gigi bayi dan langkah perawatan di atas perlu dilakukan secara rutin agar kesehatan gigi dan mulut Si Kecil tetap terjaga. Pasalnya, kesehatan gigi dan mulut juga ikut menentukan kesehatan Si Kecil dan mendukung tumbuh kembangnya.