Artikel Kuncup Ceria

"Pelayanan Layaknya Keluarga."

Tidur di Lantai Lebih Sehat ? kategori : Info Kesehatan

Saat cuaca panas-panasnya, tidur di lantai jadi cara favorit banyak orang buat mencari kesejukan. Beberapa lainnya mungkin suka rebahan di lantai untuk meredakan rasa lelah. Namun nyatanya, tiduran di lantai bisa bikin masuk angin.

Jadi, tidur di lantai itu sebenarnya bermanfaat atau tidak sih?

Meredakan Nyeri Punggung

Meninggalkan tempat tidur yang nyaman dan pindah ke lantai, dalam beberapa kasus bisa mengurangi rasa sakit yang sudah berlangsung lama. Tidur di permukaan yang kokoh mencegah tubuh terpelintir menjadi bentuk pretzel yang aneh. Sementara tidur dengan kondisi ini membuat punggung dan perut mendapat manfaat, salah satunya nyeri.

Tidur Lebih Nyaman 

Di negara tropis yang sering terdera panasnya kemarau, tidur di lantai adalah pilihan banyak orang. Dengan tidur di lantai kita akan mendapatkan suhu dingin dari tanah. Suhu yang nyaman ini bisa membuat tidur lebih nyenyak dan pulas.  

Melancarkan peredaran darah

Tidur di lantai ternyata juga diyakini baik untuk memperlancar peredaran darah. Ketika Anda berbaring mendatar, kerja jantung akan lebih mudah memompa dan mengalirkan darah ke seluruh tubuh karena tidak ada hambatan gravitasi dari lekukan atau posisi tubuh yang bisa memperlambat peredaran darah.

Dapat Mengatasi Insomnia 

Permukaan tidur yang buruk adalah salah satu penyebab utama insomnia. Anda terus bolak-balik sepanjang malam, hanya untuk bangun dengan perasaan pusing dan kurang tidur keesokan harinya.

Lalu, apa bahayanya tidur di lantai?

  • Alergi Dingin dan Debu Bisa Kambuh

Debu dan suhu dingin sering menjadi biang keladi alergi. Tidur di lantai juga bisa memicu reaksi alergi. Hal ini disebabkan karena lantai yang berdebu dan kotor. Selain itu juga lantai bisa menjadi tempat menumpuknya debu dan tungau. 

  • Bikin Masuk Angin 

Masalah pertama yang muncul biasanya yaitu masuk angin. Rasa nyaman dan terasa segar saat tidur di lantai sebenarnya hanyalah sensasi di awal saja, karena setelahnya anda akan merasakan masuk angin apalagi bila kamu melakukannya secara terus menerus. Bahkan gangguan lain bisa saja ikut muncul seperti gangguan pencernaan, mual dan muntah, diare serta perut kembung.

  • Rentan Digigit Serangga 

Meski tampak bersih, permukaan lantai tetap menjadi hunian ideal bagi kuman, debu, dan binatang kecil lainnya yang tidak bisa Anda lihat dengan mata telanjang. Apabila Anda alergi debu atau rentan kena gigitan serangga, tidur di lantai bisa memperparah masalah Anda.