Artikel Kuncup Ceria

"Pelayanan Layaknya Keluarga."

Tips Rangsang ASI Keluar Setelah Melahirkan kategori : Info Kesehatan

Banyak kasus terjadi pada ibu setelah melahirkan, bahwa ASI yang mereka perah masih sedikit bahkan tidak keluar sama sekali. Belum lagi Ibu stress berfikir bahwa bayinya akan rewel menangis karena belum diberi ASI darinya. Nah bagaimana cara busui untuk tetap bisa tenanguntuk mengatasi ini.

Berikut tips yang bisa membantu Ibu untuk merangsang ASI keluar, yaitu :

Lebih Sering Memerah ASI 

Untuk melancarkan produksi ASI, Ibu bisa memerah atau memompa Keluar atau tidak keluar ASI saat diperah, tetap diperah. Karena hal tersebut merupakan usaha agar payudara terangsang memproduksi ASI. Bila perlu, Ibu bisa membuat jadwal agar kegiatan memerah ASI. Ingat, produksi ASI di awal-awal pasti masih sedikit nanti lama-lama bertambah banyak, banyaknya ASI yang diperah tidak perlu ditarget, berapa saja, sedapatnya.

Berikan ASI Kepada Bayi Sambil Memerah

Saat menyusui bayi di sebelah kanan, cobalah memerah payudara sebelah kiri atau sebaliknya. Memerah sambil menyusui membuat produksi ASI pada payudara yang diperah bisa keluar lebih banyak.

Perah ASI Setelah Menyusui Bayi 

Setelah bayi disusui, kadang payudara masih terasa penuh. Agar pengosongan payudara lebih optimal, busui bisa melanjutkan untuk memerah ASI setelah sesi menyusui. Produksi ASI optimal apabila payudara kosong sehingga penting bagi ibu untuk menjaga produksi ASI dengan cara mengosongkan payudaranya terlebih dahulu.

Perah ASI dari kedua payudara secara bersamaan 

Untuk hasil perah yang lebih maksimal, perah kedua payudara dalam waktu bersamaan. Menggunakan dua corong pompa juga membuat waktu memerah menjadi lebih efisien.

Perah dengan teknik power pumping 

Power pumping adalah teknik meniru frekuensi menyusu bayi yang sedang dalam masa growth spurt (percepatan pertumbuhan). Selama masa growth spurt, bayi akan lebih sering menyusu dan lebih lama durasi menyusunya.

Usahakan untuk tetap menyusui bayi secara langsung

Hampir semua ibu menyusui memilih memberikan ASI perah karena alasan harus bekerja atau tidak bisa selalu berada di dekat bayinya. Akan tetapi, saat sedang bersama bayi, Ibu sebaiknya tetap menyusui secara langsung. Isapan bayi merupakan salah satu cara alami yang paling efektif untuk merangsang produksi ASI. Menyusui langsung juga bisa merangsang bayi agar tetap lancar menyusui melalui putting dan menghindari bayi mengalami bingung putting.

Ciptakan Lingkungan yang nyaman selama masa menyusui 

Usahakan untuk menciptakan lingkungan yang tenang dan santai saat menyusui agar tubuh dan pikiran lebih nyaman. Ibu bisa menyempatkan diri untuk melakukan meditasi, menonton film favorit, maupun melakukan teknik pernapasan dalam.

Konsumsi makanan bernutrisi dan minum air putih lebih banyak

Selama masa menyusui, tubuh ibu akan membutuhkan lebih banyak nutrisi, energi, dan air. Agar proses menyusui dan produksi ASI lancar, Ibu perlu makan dan minum yang cukup. Usahakan untuk lebih banyak mengonsumsi makanan, terutama buah dan sayuran. Ibu juga bisa mencoba makan makanan yang dapat meningkatkan produksi ASI atau booster ASI.

Melakukan pijat untuk memperlancar produksi ASI

Anda dapat melakukan pijat payudara Anda secara perlahan untuk memperlancar produksi ASI. Menariknya lagi, memijat payudara dengan cara yang tepat juga bisa membantu tubuh merasa lebih rileks dan nyaman. Selain pijat payudara, ibu juga bisa melakukan pijat oksitosin untuk meningkatkan produksi ASI. Pijat oksitosin adalah pijatan yang dilakukan di sepanjang tulang belakang sebagai upaya untuk melancarkan produksi ASI. Dinamakan pijat oksitosin karena pijatan ini mampu memicu pengeluaran oksitosin yang merupakan hormon yang membuat ASI lebih lancar.