"Pelayanan Layaknya Keluarga."

Seringkali bila kita perhatikan ketika berada di tempat umum, kita akan menemui peristiwa dimana terdapat anak-anak usia dini yang menangis, berteriak, hingga menghentak-hentakkan kaki ataupun merajuk dengan duduk di lantai sembari menendang-nendangkan kakinya. Beberapa pertanyaan yang terkadang dilontarkan kepada orang tua anak adalah apakah perilaku tersebut juga terjadi di rumah, ataukah hanya ketika berada di tempat umum. Sebagian orang berpikir bahwa apa yang dilakukan sang anak adalah drama agar orang tua merasa perlu menuruti keinginan anak-anak mereka agar drama tersebut dapat segera berhenti. Lalu, darimana anak-anak belajar memainkan drama tersebut? Ternyata, kondisi seperti ini disebut dengan Temper Tantrum.
Definisi:
Sekalipun dalam bentuk perilaku yang agresif, perilaku ini bukanlah perilaku permanen yang abnormal. Ini terjadi karena ketidaknyaman yang dirasakan oleh anak dengan beberapa sebab seperti lapar, ngantuk, sakit, keinginannya terhalangi, orang tua salah merespon kebutuhan anak, diserang atau dikritik, dirampas permainannya atau bertemu dengan orang asing dan beberapa sebab lainnya. Pola pengasuhan yang tidak konsisten juga berkontribusi besar terhadap perilaku ini termasuk jika orang tua terlalu memanjakan dan menuruti keinginan anak. Karena ini adalah perilaku normal, maka orang tua perlu meresponnya secara tepat dan proporsional, sebab jika salah dalam memberikan perlakuan akan berdampak negatif terhadap perkembangan anak.