"Pelayanan Layaknya Keluarga."

Seseorang dengan kondisi tertentu yang diharuskan minum obat setiap hari, misalnya dua atau tiga kali sehari, mungkin akan bingung mengenai bagaimana jadwal obat yang diminum saat puasa.
Pasalnya, selama bulan puasa tidak diperbolehkan mengonsumsi apa pun sejak berakhirnya sahur hingga waktu berbuka. Lantas, bagaimana sih jadwal obat yang diminum saat puasa? Untuk mengetahuinya, mari simak ulasan selengkapnya di bawah ini.
Jika ternyata obat perlu diminum 3 atau bahkan 4 kali sehari, pada hari biasa artinya obat diminum tiap 8 jam atau 6 jam. Hal ini tidak memungkinkan pada saat berpuasa.
SOLUSI
Obat diganti dengan sediaan yang melepaskan perlahan atau diganti obat jenis lain yang berkhasiat sama namun dengan masa kerja panjang.
Jika tidak bisa diganti, maka penggunaan selama berpuasa sebaiknya dibagi dalam rentang waktu yang sama, yaitu setiap 5 jam jika 3 kali sehari.
Penggunaan obat 4 x 1 saat puasa tidak dianjurkan, terutama untuk antibiotik.
Anda dapat berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter terkait perubahan minum obat selama bulan Ramadan. Dokter juga mungkin akan mengganti beberapa obat yang memiliki fungsi sama yang bisa diminum 1 atau 2 kali sehari atau obat yang sama namun memiliki sistem pelepasan obat secara lepas lambat atau memiliki aktivitas obat yang panjang.