"Pelayanan Layaknya Keluarga."

Saat memasuki usia 6 bulan, biasanya bayi mulai dikenalkan dengan makanan padat. Pemberian ASI pun diselingi dengan berbagai macam makanan pendamping atau MPASI.
Pemberian MPASI pada Si Kecil juga tidak boleh sembarangan. Makanan yang diberikan harus sesuai dengan usia anak agar mereka dapat memahami rasa dan tekstur dengan baik.
Tak hanya itu, saat Si Kecil mulai MPASI terdapat istilah dan singkatan yang perlu Bunda ketahui. Singkatan-singkatan ini berkaitan erat dengan proses pembuatan makanan hingga kondisi anak saat MPASI.
Bumtik merupakan bumbu aromatik atau bumbu tambahan yang bisa memberikan rasa sedap atau aroma wangi saat memasak MPASI, Bunda. Bumtik biasanya terdiri dari berbagai rempah alami mulai dari daun salam, serai, daun jeruk, kunyit, cengkeh, dan sebagainya.
Prohe merupakan kependekan dari protein hewani. Contohnya, daging unggas, daging merah, telur, hati ayam, ikan dan bahan pangan dari laut lainnya.
Prona. Singkatan dari protein nabati, yaitu sumber protein dari tumbuhan. contohnya kacang-kacangan,tahu, dan tempe.
EVOO merupakan singkatan dari extra virgin olive oil. Ini merupakan minyak zaitun berkualitas tinggi yang prosesnya dilakukan secara alami dan murni.
Gula dan garam (gulgar) umumnya digunakan dengan takaran yang perlu diperhatikan, Bunda. Meski begitu, Bunda perlu menghindari penggunaan gulgar dan bisa menggantinya dengan bumtik yang lainnya.
Finger food penting diperkenalkan pada bayi MPASI karena bisa melatih motorik halus anak saat memegang benda. Meski tidak ada aturan pasti, biasanya finger food diberikan pada bayi usia 8 hingga 12 bulan.
BLW adalah singkatan dari baby led weaning. Ini merupakan sebuah metode yang memperkenalkan MPASI dengan membiarkan bayi memilih dan memakan sendiri semua makanannya tanpa disuapi.
GTM atau gerakan tutup mulut adalah kondisi di mana bayi tidak mau atau menolak untuk makan. GTM sendiri adalah hal wajar yang terjadi pada bayi MPASI.
LT adalah singkatan dari lemak tambahan dalam MPASI. Lemak tambahan ini bisa didapatkan dari berbagai bahan mulai dari minyak, mentega, hingga santan.