Artikel Kuncup Ceria

"Pelayanan Layaknya Keluarga."

Apakah Dot Pada Bayi Bermanfaat kategori : Info Anak

Dot pada bayi memiliki fungsi untuk pengganti asi ibu sekaligus untuk memberikan rasa nyaman pada bayi. Biasanya hal ini dilakukan agar bayi tidak terlalu sering pada ibu. Namun, ternyata penggunaan dot ada sisi positif dan negatifnya juga.

1. Untuk memenuhi kebutuhan NNS bayi
Non-nutritive sucking (NNS) atau menghisap tanpa minum (susu atau cairan lainnya) berarti bayi akan mengalami hal alami untuk bisa merasakan kenyamanan dengan menghisap ibu jari atau jari lainnya. IDAI pun menyarankan saat NNS bayi lebih baik memakai dot ketimbang ibu jari dan lainnya. Dengan memakai dot, bayi bisa lebih mudah disapih daripada menghisap jari.

2. Bisa menolong bayi prematur
Berdasarkan Field (2003), bayi-bayi prematur yang di rawat intensif bisa mengalami kenaikan berat badan saat memakai dot, mengurangi kejadian enterokolitis nekrotikan (penyakit serius saluran pencernaan), serta memperpendek masa perawatan. Dot atau NNS tentunya akan bisa memperkuat otot-otot mulut sehingga bisa memudahkan pemberian minum oral pada bayi sebelum menggunakan selang.

3. Mengurangi risiko SIDS
Sindrom kematian bayi mendadak (SIDS) rentan terjadi pada bayi sampai berusia satu tahun. Memang belum diketahui penyebabnya, namun diduga berdasarkan sejumlah penelitian hal ini bisa diatasi dengan penggunaan dot yang dapat menurunkan kemungkinan terjadinya SIDS.

4. Bisa membuat rasa nyaman
Berdasarkan American Academy of Pediatrics atau Ikatan Dokter Anak Amerika menyarankan bayi menggunakan dot saat tidur. Sehingga bayi bisa merasa nyaman saat tidur maupun saat berpisah dengan ibu.

5. Menenangkan bayi

Saat bayi sedang rewel, orang tua terkadang bingung menemukan cara untuk menenangkannya. Nah, dot bayi kerap menjadi pilihan mudah dan praktis untuk menenangkan bayi yang rewel dan membantunya lebih cepat tertidur.

Selain itu, dot atau empeng juga bisa menjadi pengalih perhatian bayi, terutama saat ia akan menjalani berbagai prosedur kesehatan, seperti imunisasi atau tes darah.

Saat mengalami perubahan tekanan udara, misalnya saat perjalanan jauh dengan pesawat, orang tua dapat memberikan bayi dot atau empeng agar ia tidak rewel. Orang tua mungkin khawatir bila bayi akan ketergantungan untuk menggunakan dot. Namun, perlu diketahui bahwa melepas kebiasaan dot umumnya lebih mudah dibandingkan menghilangkan kebiasaan mengisap jari tangan.

Tips Menggunakan Dot Bayi

Jika Anda memutuskan untuk memberikan dot bayi kepada Si Kecil, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, antara lain:

  • Hindari mengenalkan Si Kecil dengan dot saat ia berusia di bawah 1 tahun. Jika Si Kecil memperoleh ASI, sebaiknya tunggu hingga ia menguasai cara menyusu dengan benar sebelum menggunakan dot bayi.
  • Gunakan dot sesuai umur dan ukuran mulut Si Kecil untuk menjaga kenyamanannya.
  • Jangan gunakan dot bayi dengan tali atau rantai di lehernya, karena akan meningkatkan risiko Si Kecil
  • Pastikan memilih dot bayi yang bebas dari bahan bisphenol-A (BPA), karena bahan ini dapat menimbulkan masalah kesehatan.
  • Jaga kebersihan dot bayi dengan mencucinya menggunakan air hangat dan sabun secara teratur.
  • Hindari pula kebiasaan memberikan bahan pemanis pada dot, seperti sirop atau madu, karena dapat merusak gigi Si Kecil.
  • Hindari memberikan dot kepada Si Kecil bila berat badannya sulit naik.

Meski penggunaan dot bisa membantu Anda, jangan jadikan dot sebagai upaya awal untuk menenangkan bayi. Sebaiknya cobalah dulu solusi lainnya, yaitu dengan mengubah posisi bayi atau menimangnya.