Artikel Kuncup Ceria

"Pelayanan Layaknya Keluarga."

Kenali Tentang Hepatitis B kategori : Penyakit Dalam

Hepatitis B merupakan penyakit hati menular yang disebabkan oleh virus hepatitis B (HBV). Virus ini merupakan salah satu tipe dari banyak virus yang menyerang hati. Ada 2 bentuknya, yaitu:

  • Infeksi virus hepatitis B akut: penyakit sementara. Terjadi selama 6 bulan pertama setelah seseorang terpapar HBV. Infeksi akut dapat menyebabkan infeksi kronik meski tidak selalu.
  • Infeksi virus hepatitis B kronik: penyakit jangka panjang. Terjadi ketika virus tetap bertahan dalam tubuh seseorang.

Penyakit hepatitis B akut lebih sering terjadi pada orang dewasa, sedangkan kronis lebih sering terjadi pada bayi dan anak-anak. Melakukan vaksinasi hepatitis menjadi salah satu tindakan pencegahan yang dapat membantu menekan penyebaran virus ke orang lain.

Pengertian Hepatitis B

Hepatitis B merupakan penyakit hati menular yang disebabkan oleh virus hepatitis B (HBV). Virus ini merupakan salah satu tipe dari banyak virus yang menyerang hati. Ada 2 bentuknya, yaitu:

  • Infeksi virus hepatitis B akut: penyakit sementara. Terjadi selama 6 bulan pertama setelah seseorang terpapar HBV. Infeksi akut dapat menyebabkan infeksi kronik meski tidak selalu.
  • Infeksi virus hepatitis B kronik: penyakit jangka panjang. Terjadi ketika virus tetap bertahan dalam tubuh seseorang.

Penyakit hepatitis B akut lebih sering terjadi pada orang dewasa, sedangkan kronis lebih sering terjadi pada bayi dan anak-anak. Melakukan vaksinasi hepatitis menjadi salah satu tindakan pencegahan yang dapat membantu menekan penyebaran virus ke orang lain.

Penyebab Hepatitis B

Infeksi virus ini disebabkan oleh HBV. Virus ini ditularkan dari orang ke orang melalui darah, air mani, atau cairan tubuh lainnya. Penyakit ini tidak menyebar melalui bersin atau batuk. Berikut ini cara umum penyebaran HBV:

  • Kontak seksual. Risiko tertular semakin tinggi saat melakukan hubungan seksual tanpa kondom dengan seseorang yang terinfeksi. Virus dapat menular jika darah, air liur, air mani, atau cairan vagina masuk ke tubuh.
  • Penggunaan jarum suntik bersamaan. HBV mudah menyebar melalui jarum suntik yang telah terkontaminasi darah pengidap.
  • Ibu ke anak. Wanita hamil yang terinfeksi HBV dapat menularkan virus ke bayinya saat melahirkan.

Gejala Hepatitis B

Pada banyak kasus pengidapnya tidak mengalami gejala yang berarti. Gejala lebih umum muncul pada anak-anak di atas 5 tahun dan orang dewasa, dalam waktu 2-5 bulan setelah terinfeksi. Berikut ini beberapa gejala umum yang dialami:

  • Urine berwarna kuning gelap.
  • Diare.
  • Rasa lelah berlebihan.
  • Demam ringan.
  • Feses berwarna pucat.
  • Nyeri sendi.
  • Kehilangan selera makan.
  • Mual atau muntah-muntah.
  • Sakit perut.
  • Penyakit kuning.
  • Ruam.
  • Pembuluh darah terlihat seperti laba-laba pada kulit.

Umumnya gejala tidak akan muncul sampai komplikasi berkembang. Jika berisiko tinggi, sebaiknya periksakan diri di fasilitas kesehatan terdekat untuk melakukan pemeriksaan guna mencegah perkembangan penyakit. Dokter biasanya akan menyarankan skrining kesehatan.