"Pelayanan Layaknya Keluarga."

Stroke terkenal sebagai salah satu penyakit dengan dampak fatal karena menyerang bagian otak. Gaya hidup tak sehat menjadi faktor dominan penyebab seseorang terserang stroke, meskipun faktor genetik juga memiliki peran seseorang terkena penyakit ini. Gejala awal stroke dapat menyerang siapa saja dan dapat dikenali walau terkadang penderitanya merasa tidak sadar bahwa ia sedang mengalaminya. Bagaimanapun, jika gejala tersebut tidak kunjung hilang, maka perlu untuk segera memeriksakan diri ke dokter. Hasil pemeriksaan dan diagnosis dokter akan menentukan tindakan yang tepat untuk stroke yang dialami.
Gejala awal stroke yang terjadi dapat ringan, namun jika diikuti dengan gejala lainnya maka Anda perlu meningkatkan kewaspadaan. Berikut adalah beberapa gejala awal yang umumnya dialami oleh penderita stroke:
Mungkin Anda akan menganggap bahwa sakit kepala merupakan rasa nyeri yang biasa terjadi. Namun, jika semakin parah diikuti dengan rasa mual dan ingin muntah, sebaiknya segera periksakan diri ke rumah sakit karena jika dibiarkan dapat membuat Anda kehilangan kesadaran dan berujung pingsan.
Gejala awal stroke juga bisa menyerang panca indera, salah satunya mulut. Kondisi tersebut ditandai dengan kesulitan saat berbicara dan memahami perkataan orang lain.
Pada stroke ringan, kelumpuhan biasanya menyerang anggota tubuh tertentu seperti wajah, kaki, dan tangan. Apabila Anda atau keluarga secara tiba-tiba mengalami lumpuh, segera datang ke IGD rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan. Anda dapat melakukan tes ringan di rumah untuk mendeteksi adanya potensi kelumpuhan akibat gejala stroke. Cobalah untuk menggerakkan kaki atau tangan secara bersamaan untuk mengetahui apakah anggota tubuh dapat bergerak dengan baik. Selain itu, cobalah tersenyum untuk mengetahui ada atau tidaknya rasa kaku pada area wajah Anda.
Gejala awal stroke juga bisa dimulai dengan gangguan penglihatan. Jika mata Anda mengalami buram atau gelap secara tiba-tiba, sebaiknya segera datang ke rumah sakit terdekat.